ANALISIS ARUS KAS OPERASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN: STUDI PADA LIMA PERUSAHAAN NON-KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Keywords:
Arus Kas Operasi, Opini Audit Going Concern, Perusahaan Non-Keuangan, Bursa Efek Indonesia (BEI)Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari arus kas operasi terhadap penilaian audit going concern pada lima perusahaan non-keuangan di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020 hingga 2024. Pendekatan yang diterapkan mencakup analisis deskriptif, komparatif,serta regresi logistik terbatas. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa perusahaan dengan rasio aruskas operasi yang tinggi dan stabil seperti, PT. Ramayana, PT. Indofood, dan PT. Ciputra, tidak pernahmendapatkan opini going concern. Sebaliknya, perusahaan dengan rasio arus kas operasi yang rendah,seperti PT. Garuda Indonesia dan PT. Bumi Resources, lebih cenderung menerima opini going concern.Penelitian regresi logistik menunjukkan bahwa rasio arus kas operasi memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap opini audit going concern. Nilai Odds Ratio yang mendekati nol memperkuat temuanini, menunjukkan bahwa peningkatan rasio arus kas operasi dapat menurunkan kemungkinan perusahaanmenerima opini going concern. Sebagai kesimpulan, arus kas operasi yang tidak mencukupi dan/atau rata-rata AKO/Aset negatif atau mendekati 0 merupakan indikator kunci bagi auditor dalam memberikan opinigoing concern.
Downloads



