Penerapan Teknik Dialog Socrates untuk Mengurangi Perilaku Intoleransi Siswa Kelas XI SMA Negeri 21 Makassar
Keywords:
Intoleransi, Konseling kelompok, Dialog SocratesAbstract
Penelitian ini membahas tentang perilaku intoleransi siswa kelas XI di SMA Negeri 21 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rencana penelitian pretest-posttest, non-equivalent control group design . Populasi penelitian ini adalah Siswa Kelas XI Tahun Ajaran 2023/2024 yang terindikasi memiliki perilaku intoleransi. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling . Jumlah sampel penelitian sebanyak 16 orang konseli. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen angket toleransi siswa dari teori Thomas Lickona dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan pengujian hipotesis independen sample t-test . Hasil penelitian menunjukkan: (1) tingkat toleransi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada saat pretest berada pada kategori rendah dan saat posttest tingkat toleransi kelompok eksperimen berada pada kategori sangat tinggi dan tinggi sedangkan kelompok kontrol tetap berada pada kategori rendah, (2) pelaksanaan konseling kelompok teknik dialog socrates dilaksanakan sesuai prosedur yang telah dirancang, (3) ada perbedaan tingkat intoleransi siswa pada kelompok yang diberikan treatment dan pada kelompok yang tidak diberikan treatment berupa konseling kelompok teknik dialog socrates. Artinya, pemberian konseling kelompok teknik dialog socrates berperan secara signifikan mengurangi perilaku intoleransi siswa kelas XI di SMA Negeri 21 Makassar



